MANFAAT BERPIKIR KRITIS


Setelah mempelajari standar-standar berpikir kritis, coba pikirkan sejenak, apa manfaat berpikir kritis? Apakah dalam hidupnya manusia membutuhkan pemikiran kritis? Untuk menjawab pertayaan ini, beberapa area bisa dieksplorasi lebih mendalam.

Berpikir Kritis di Kelas

Kamu sebenarnya sudah mulai berpikir kritis di kelas ketika kamu berdiskusi kelompok dan mengkritik reportase temanmu. Tentu sebagai mahasiswa kamu seharusnya selalu bersikap kritis di kelas.  Dunia perguruan tinggi tentu berbeda dengan keadaan ketika kamu masih di SLTA. Berpikir kritis telah menjadi bagian yang mengkonstitusikan jati diri mahasiswa.

Sebenarnya kuliah pemikiran kritis ini bisa membantu meningkatkan keterampilan berpikir kamu. Diharapkan keterampilan dan kemampuan berpikir kritis dan logis bisa meningkatkan performa kamu di kelas. Kalau sebelumnya kamu adalah mahasiswa yang mendengar dan menerima begitu saja apa yang dikatakan dosen atau teman-temanmu, maka sekaranglah saatnya kamu berani berpikir dan mempertanyakan argumentasi dosen atau teman. Dengan kemampuan berpikir kritis, kamu seharusnya bisa:

1.      Memahami argumentasi-argumentasi dan keyakinan-keyakinan dosen dan teman-temanmu.

2.      Mengevaluasi dan menilai argumentasi dan keyakinan tersebut secara kritis.

3.      Membangun dan mempertahankan argument-argumen Anda yang sudah Anda bangun secara meyakinkan.

Tentu sebagai mahasiswa kamu harus mempelajari dan menguasai bidang ilmu tertentu. Apakah kuliah berpikir kritis bisa membantu kamu menguasai bidang keilmuan tersebut? Tentu saja bisa. Memang kuliah logika atau berpikir kritis tidak akan membuat mata kuliah lain menjadi lebih mudah dipahami. Meskipun demikian, kamu akan menyadari betapa pemikiran kritis membantu kamu mempelajari mata kuliah lain dengan perspektif yang lebih terfokus. Berpikir kritis akan memudahkan kamu memahami mata kuliah lain secara lebih mendalam persis ketika kamu memiliki sikap untuk tidak percaya begitu saja pada apa yang dipaparkan, kamu berusaha mencari informasi secara lebih mendalam dan lengkap, kamu mengevaluasi konsistensi logis dari pemikiran-pemikiran yang disajikan, dan sebagainya.

Selain itu, keterampilan berpikir kritis yang kamu miliki akan membantu kamu mengevaluasi secara kritis apa yang sudah kamu pelajari di kelas. Sekali lagi berpikir kritis akan mendorong kamu untuk selalu melihat segala sesuatu dari banyak perspektif dan dari perspektif yang jauh lebih luas. Pemikiran kritis juga memampukan kamu membangun argumentasi atau penikiran sendiri mengenai suatu topik, pemikiran atau pendapat. Misalnya, setelah mempelajari sikap paternalistik dokter dalam menangani pasien atau sikap represif polisi menghalau para demonstran di istana negara, kamu bisa menulis atau mengajukan argumentasi-argumentasimu mengenai peristiwa tersebut.

Berpikir Kritis di Tempat Kerja

Apakah berpikir kritis juga bermanfaat di tempat kerja? Di mana pun juga kamu bekerja dan apa saja profesi atau keahlianmu, berpikir kritis tetap diperlukan. Jika kamu sebagai seorang pimpinan, kamu dituntut untuk memberi instruksi yang jelas, tidak ambigu, dan tidak membingungkan. Dalam berbagai rapat, kamu diharapkan mampu memformulasikan persoalan secara jelas dan runtut. Kamu menilai kinerja karyawan bukan berdasarkan kriteria senang atau tidak senang atau prasangka-prasangka etnis, jender, agama, dan sebagainya, tetapi semata-mata berdasarkan keahlian. Kamu juga memiliki sikap terbuka terhadap kritik dan mau memperbaiki diri.

Demikian pula karyawan biasa. Supaya bisa dimengerti teman atau atasan, kamu harus memiliki sikap kritis. Indikator-indikator berpikir kritis di atas dapat menjadi check list sejauh mana kamu sudah bisa disebut orang yang kritis. Di tempat kerja, kamu akan sulit dipahami jika cara berkomunikasimu mengandung bias, prasangka, sterotip, dan sebagainya. Seluruh laporan kerja kamu juga akan mudah dimengerti jika dikerjakan secara jelas, logis, mengandung alur berpikir tertentu, dan sebagainya.

Berpikir Kritis dalam Kehidupan Sehari-hari

Berpikir kritis juga sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, berpikir kritis memampukan kita menghindari pengambilan keputusan yang terburu atau gegabah yang akan merugikan diri sendiri. Misalnya, ketika kita memutuskan untuk membeli sesuatu, membangun hubungan perkawinan dengan seseorang, pindah kerja, membangun bisnis, dan sebagainya.

Kedua, berpikir kritis tentu meminkan peran penting dalam kehidupan bernegara yang demokratis. Sistem politik yang demokratis menjamin kebebasan konstitusional kepada warga negara untuk menyatakan pikiran dan pendapatnya, baik secara lisan maupun tulisan. Bentuknya bisa berupa aksi protes dan demonstrasi, jajak pendapat, tulisan di Koran, pamflet, spanduk, dan sebagainya. Semuanya ini mengandaikan keterampilan berpikir kritis.

Ketiga, kuliah pemikiran kritis atau logika juga memiliki tujuan pada dirinya sendiri, yakni membuat seseorang menjadi matang secara intelektual. Jika manusia pada umumnya bersikap dogmatis, menerima dan percaya begitu saja pada apa yang dibicarakan atau dikatakan orang, kamu yang mempelajari pemikiran kritis akan memiliki sikap yang berbeda dengan kebanyakan orang tersebut. Kamu akan mempertanyakan segala sesuatu dan berusaha menemukan jawaban yang paling memuaskan keinginan tahu Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s